Ketum DPP Asita kunjungi Stand Batam pada Pameran Gebyar Wisata Nusantara ke 20 dan Gebyar Travel 2024 di Jakarta. Ketum DPP Asita kunjungi Stand Batam pada Pameran Gebyar Wisata Nusantara ke 20 dan Gebyar Travel 2024 di Jakarta.

Ketum DPP Asita kunjungi Stand Batam pada Pameran Gebyar Wisata Nusantara ke 20 dan Gebyar Travel 2024 di Jakarta.


Etahnews.id | JAKARTA -
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, kembali mengikuti event tahunan Pameran Gebyar Wisata Nusantara ke-20 dan Gebyar Travel 2024 yang diselenggarakan di Jakarta Convention Centre, selama 3 hari (13-15).

Kegiatan yang diprakarsai oleh pelaku pariwisata bekerjasama dgn Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu, bertujuan untuk mempromosikan potensi destinasi pariwisata dan perkembangan industri Ekonomi Kreatif disetiap daerah diseluruh indonesia.

Dengan begitu diharapkan, target kunjungan Wisman disetiap daerah, terutama Batam, bisa tercapai.

Stand Kota Batam dikunjungi Ketua Umum DPP Asita , Ibu Nunung Rusmiaty. Yang baru saja terpilih kembali menjadi Ketua Umum pada Munas Asita di Batam beru baru ini.

Ketum Asita sangat senang dapat mengunjungi Stand Batam yang mengusung konsep Sport Tourism terutama golf.

" bagus sekali terasa bermain golf beneran padahal hanya putting.." ujarnya.

Adapun Sepanjang kurun waktu 2023 lalu, jumlah kunjungan turis yang masuk melalui pintu masuk Pulau Batam, mencapai lebih dari 1.1 juta orang.

Dominasi turis mancanegara yang masuk ke Batam tersebut, berasal dari Singapura dan Malaysia dan diantaranya adalah Golfer.

Acara yang diikuti sekitar 80 peserta itu, dibuka secara resmi oleh Dirjen Perkebunan kementrian Pertanian DR Prayudi Syamsuri S.P. M.Si

Hadir pada acara itu diantaranya, utusan Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata seluruh Indonesia, pelaku Pariwisata dan UMKM, serta utusan dutabesar negara sahabat.

Pada stand pameran itu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Batam, mengangkat tema sport tourism yaitu Golf, beserta produk UMKM yang meliputi kuliner dan kerajinan Batik, serta panorama Alam sebagai daya pikat industri pariwisatanya. (DN).
Lebih baru Lebih lama